Ujian Nasional menjadi sebuah pembicaraan yang serius khususnya dari kalangan orangtua / wali peserta didik di Indonesia tanpa terkecuali di Kota Pelajar DIY. Ujian Nasionalpun belum lama berselang menjadi polemik antara Lembaga eksekutip(baca Kementrian Pendidikan) dengan DPR. Polemik masih berkisar tentang eksistensi UN di wilayah NKRI ini.

Di satu sisi Kementrian Pendidikan tetap mempertahan UN sebagai tolok ukur yang jelas sekaligus alat pendongkrak rating posisi  pendidikan Indonesia di kancah Lokal (Asia) maupun Internasional. Di sisi lain orang tua dan peserta didik serta DPR mengehendaki UN di Wilayah NKRI ini dihapuskan karena dianggap tidak sesuai dengan nafas KTSP.

Terlepas dari polemik tersebut, hampir di semua Satuan Pendidikan, mulai dari tingkat dasar hingga sekolah menengah telah menyusun serangkaian program sukses UN.

Bagaimana di SMA Muhammadiyah Wonosari ?

SMA Muhammadiyah Wonosari sejak sebelum diberlakukan KTSP telah melaksanakan apa yang disebut dengan Program Sukses UN Lulus 100%, dengan rangkaian kegiatan yang berkenaan langsung dengan usaha peningkatan kemampuan akademik peserta didik maupun kegiatan-kegiatan tidak langsung yang bersifat menopang pencapaian tujuan tersebut. Misalnya salah satu kegiatan yang dimaksud tidak langsung adalah kegiatan siswa yang diberi nama Motivation Building(MB). Tujuan kegiatan MB ada 2 hal yaitu untuk memberikan motivasi  serta memupuk rasa percaya diri kapada calon peserta UN.

Bentuk kegiatan MB adalah serangkaian kegiatan di luar sekolah dikelola oleh Waka Kesiswaan bekerja sama dengan Tenaga Pembimbing Out Bond dari luar. Kegiatan ini lebih menekankan pada rasa tanggung jawab, percaya diri di samping bersifat rekreatif. Tim pengelola terdiri atas Waka, Pembimbing Out Bond, Guru-guru HW dibantu oleh Karyawan, yang semua relatip masih muda dan bersemangat. Kegiatan dilaksanakan di sekitar hutan Bunder Playen,dengan memanfaatkan sungai Opak sebagai salah satu obyek kegiatan. Waktu pelaksanaan mulai pagi kurang lebih pukul 08.00 hingga sore hari.

Kegiatan ini setiap tahun dievaluasi, untuk dapat disempurnakan di tahun-tahun berikutnya.